Tangerang, 2026 — Upaya digitalisasi layanan purna jual di PT Nabel Sakha Gemilang (NSG) mendapat dukungan melalui implementasi sistem informasi yang dikembangkan oleh Syamsul Ma’arif, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika.
Sistem tersebut dikembangkan sebagai bagian dari penelitian tugas akhir Syamsul di PT Nabel Sakha Gemilang, perusahaan distributor pelumas industri TotalEnergies. Implementasinya berangkat dari kebutuhan untuk mengelola data hasil pengujian laboratorium pelumas dan layanan purna jual secara lebih terintegrasi.
Selama menjalankan penelitian di lingkungan perusahaan, Syamsul mengamati bahwa hasil pengujian laboratorium pelumas masih tersimpan dalam berbagai dokumen, sementara pelanggan belum memiliki akses langsung untuk melihat riwayat hasil pengujian maupun perkembangan kondisi pelumas. Proses pengajuan layanan dan penyampaian keluhan juga masih dilakukan melalui sejumlah saluran komunikasi.
Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar bagi Syamsul untuk mengembangkan sebuah sistem informasi berbasis web yang dapat mempertemukan kebutuhan perusahaan dan pelanggan dalam satu platform.
“Sistem ini saya kembangkan berdasarkan kebutuhan yang saya temukan selama melakukan observasi di PT Nabel Sakha Gemilang. Harapannya, hasil pengembangan ini tidak hanya menjadi bagian dari tugas akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dan pelanggan,” ujar Syamsul Ma’arif, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika.
Melalui sistem yang diimplementasikan, data hasil pengujian laboratorium dapat dikelola secara terpusat dan ditampilkan melalui dashboard monitoring. Pelanggan dapat melihat riwayat pengujian serta perkembangan kondisi pelumas berdasarkan beberapa parameter pengujian, antara lain viskositas, Water Content, dan Total Acid Number (TAN).
Selain fungsi monitoring, sistem juga menyediakan fasilitas untuk mendukung kebutuhan layanan purna jual. Pelanggan dapat mengajukan permintaan pengujian laboratorium, melakukan permintaan produk pelumas, serta menyampaikan keluhan melalui platform yang sama.
Implementasi tersebut memberikan gambaran bagaimana kebutuhan yang ditemukan dalam aktivitas operasional perusahaan dapat diterjemahkan menjadi sebuah solusi digital melalui penelitian di lingkungan industri.
Bagi Syamsul, keterlibatan langsung dalam proses pengembangan memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam permasalahan nyata di dunia industri.
“Pengembangan sistem ini menjadi pengalaman untuk menghubungkan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan yang benar-benar ditemukan di lapangan. Prosesnya tidak hanya berkaitan dengan membangun sistem, tetapi juga memahami bagaimana sistem tersebut dapat menyesuaikan dengan proses bisnis dan kebutuhan pengguna,” lanjutnya.
Sementara bagi PT Nabel Sakha Gemilang, implementasi ini menjadi salah satu langkah dalam mendorong pengembangan layanan purna jual berbasis digital. Informasi hasil pengujian pelumas yang sebelumnya disampaikan melalui laporan dapat dikelola dalam sebuah platform yang lebih terstruktur, sekaligus memberikan akses informasi yang lebih mudah bagi pelanggan.
Pengembangan sistem tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi hingga pengujian fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fungsi utama sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan.
Kolaborasi antara dunia akademik dan industri melalui penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan perusahaan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi teknologi yang berangkat dari kebutuhan nyata.
Bagi Universitas Bina Sarana Informatika, kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penyelesaian permasalahan yang ditemukan di dunia kerja. Sementara bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai proses pengembangan sistem informasi dalam lingkungan industri.
Melalui implementasi ini, Syamsul Ma’arif menyelesaikan penelitian tugas akhirnya sekaligus menghasilkan sebuah sistem yang dapat menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi layanan purna jual PT Nabel Sakha Gemilang.
Tentang Penelitian
Implementasi sistem ini merupakan bagian dari skripsi Syamsul Ma’arif yang berjudul “Implementasi Sistem Informasi Layanan Purna Jual dan Monitoring Oli pada PT Nabel Sakha Gemilang” sebagai salah satu syarat kelulusan Program Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika.